Searching...
7.09.2014
Abysmal Torment - Cultivate the Apostate CD 2014

Abysmal Torment - Cultivate the Apostate CD 2014


























Abysmal Torment - Cultivate the Apostate
Willowtip CD 2014

01 Whispering Venomous Ones 04:49    
02 Host of the Swine 04:36    
03 Communion of Ejaculation 03:47    
04 Dead in the Flesh     04:25    
05 Metamorphis of the Maggots 04:42    
06 Strangled Within Coils 04:35    
07 Amidst Your Scorched Barren Shrine 03:47    
08 Hang Them High 04:17    
09 Dawning New Aeon 05:05    
10 Malkuth 04:32    
11Conjured to Serve None 05:12    
12 Hymn to Lucifer 04:34    
13 Cultivate the Apostate 04:39


Karl Romano - Bass
Max Vassallo - Drums
David Depasquale - Guitars
Nick Farrugia - Vocals


Sejak kemunculannya Mengenalkan EP " Incised Wound Suicide " Tahun 2004, band 1 Negara dengan Beheaded Ini sudah memamerkan Kedasyatannya mengusung Genre Brutal Death Metal yang sangar ga kalah dengan Pendahulunya tersebut, Malta memang Sebuah Negara yang Kecil berbentuk Kepulauan di Eropa Selatan ini menyimpan Talenta2 berbahayanya. Abysmal Torment pun harus rela menunggu renggang waktu yang lama sejak Rilisan CD terakhir mereka di Tahun 2009 " Omnicide " Via Brutal Bands karena Band ini harus kehilangan selamanya Drummer Wayne Vella yang meninggal pada Tahun 2010 Karena sebuah Kecelakaan ditempat kerja-nya. Drastis Band ini seperti harus kehilangan nyawanya dan terancam Bubar, beruntung Drummer Max Vassallo menggantikannya kemudian untuk mengerjakan materi " Cultivate the Apostate " sebagai debut pertamanya bareng Abysmal Torment. kalo Kalian sempat mendengar materi " Omnicide ", tentu " Cultivate the Apostate " menjadi Serial Killer Selanjutnya masih menyuguhkan gaya Brutal Death Metal yang meledak ledak ! bahkan Materi kali ini lebih menawarkan komposisi 13 lagu yang super cepat dan Berisik saat " Whispering Venomous Ones " dimulai ! Pengaruh Kuat dari Suffocation, Cannibal Corpse, Hate Eternal Hingga Kataklysm. Musically Abysmal Torment relies on speed stimulated tempos, breakdowns, technical riffing and a dual assault of varying gurgling vocals. A glance at the lyrical content illustrates that there is no ordinary gory mentality at work here and the knowledgeable treatment of the subject matters add more depth to the Abysmal Torment mix. Permainan Riffing dengan sound yang Tajam mengiris menjadi Siksaan Berarti bagi pendengarnya, begitu juga dentuman Drumming yang Mengacaukan Irama Detak Jantung. Drummer Max bagi Gw terlalu Kerap Mendominasi dengan Pukulan Standard serba cepat tanpa banyak melakukan Skill2 yang Dapat menghidupkan aroma Band sejak materi mencengangkan EP " Incised Wound Suicide " itu. Aransemen Musikalitas yang semakin bertambah matang dan dewasa rupanya mulai terbelenggu dengan sentuhan pengaruh Style yang Ekperimental serta Modern, Musically this is a massacre, as foreseen ! meski menampilkan Skill Maintenance Track yang Matang, Rupanya bagi Gw masih Menjagokan EP " Incised Wound Suicide " sebagai yang terbaik sepanjang Karir Band. Overall this is a Punch CD from this brutal death metal band from Malta, despite some minor issues. Their sound is pretty "unique" - at least you can't say they rip off any bands.







0 komentar: