Most Popular

header ads

FLOOR JANSEN RILIS SOLO SINGLE " RUN " PADA 26 JUNI 2026 INI

FLOOR JANSEN RILIS SOLO SINGLE " RUN " PADA 26 JUNI 2026 INI

Most fronted female vocalis NIGHTWISH, Floor Jansen, akan merilis single solo baru, " Run ", pada hari Jumat, 26 Juni 2026 ini. Lagu ini adalah rasa pertama dari musik solo baru Floor setelah kedatangan album debutnya, " Paragon ", yang dirilis pada Maret 2023. LP tersebut menampilkan jangkauan vokal yang mengesankan dan suara yang kuat dari penyanyi kelahiran Belanda itu dalam koleksi beragam lagu-lagu pop dan balada emosional yang dipengaruhi oleh suara kariernya.

Pada hari Sabtu, 20 Juni 2026, Floor mengunggah artcover untuk single " Run " di media sosialnya dan dia menulis dalam pesan pendamping: " Saya sangat senang akhirnya bisa membagikan ini kepada kalian: single baru saya ' Run ' akan menjadi milik kalian pada 26 Juni 2026 nanti."

" Bagi Saya, 'Run' adalah tentang tidak lagi mengecilkan diri untuk menyesuaikan diri dengan bentuk yang bukan milikmu." Ini tentang melepas topeng, mempercayai gerakanmu sendiri, dan berani untuk dilihat seperti itu. Secara musikal, ini terasa seperti awal dari sesuatu yang baru. Sedikit lebih berat, sedikit lebih langsung, tapi tetap jujur, tetap melodius, tetap sepenuhnya aku.

" Saya sudah menantikan momen ini sejak lama, dan saya tidak sabar menunggu kamu mendengarnya!"

Pada November 2022, Floor mengungkapkan bahwa dia " Bebas Kanker" setelah menjalani operasi untuk mengangkat tumor setelah didiagnosis kanker payudara.

Floor Jansen: Sang Ratu Simfoni yang Menolak Menjadi Sekadar Pengganti

Dalam dunia heavy metal, ada banyak vokalis hebat. Ada pula beberapa yang legendaris. Namun hanya sedikit yang mampu memasuki sebuah band sebesar NIGHTWISH, menggantikan posisi yang selalu menjadi bahan perdebatan penggemar, lalu berhasil mengubah keraguan menjadi penghormatan. Di situlah nama Floor Jansen berdiri. Bukan sebagai pengganti. Melainkan sebagai institusi.

Pada Oktober 2023, kehidupan pribadi Floor memasuki babak baru ketika ia dan suaminya, drummer Hannes Van Dahl, menyambut kelahiran putri kedua mereka, Lucy. Pasangan ini sebelumnya telah memiliki putri pertama, Freja, yang lahir pada Maret 2017. Di tengah jadwal musik yang padat, tur dunia, dan statusnya sebagai salah satu vokalis metal paling terkenal di planet ini, Floor tetap menunjukkan bahwa kehidupan keluarga tidak harus menjadi korban ambisi profesional.Sebuah konsep yang terdengar sederhana, tetapi sering kali gagal dipahami industri hiburan. Dari Belanda Menuju Dunia, Lahir di Belanda, Floor Jansen bukanlah produk instan dari industri musik modern. Perjalanannya dimulai ketika ia bergabung dengan After Forever pada usia yang bahkan belum cukup untuk membeli bir di sebagian besar negara Eropa. Saat masih berusia 16 tahun, ia menjadi bagian dari salah satu pionir symphonic metal modern. Bersama After Forever, Floor membantu membentuk fondasi penting genre tersebut melalui lima album yang dirilis antara tahun 2000 hingga 2007 sebelum band itu akhirnya berakhir pada 2009.

Ironisnya, banyak orang baru mengenal Floor setelah NIGHTWISH. Padahal jauh sebelum itu, ia sudah menjadi salah satu standar kualitas vokal dalam dunia metal simfonik. ReVamp: Bukti Bahwa Ia Bisa Berdiri Sendiri Setelah berakhirnya After Forever, Floor mendirikan ReVamp. Band ini mungkin tidak pernah mencapai popularitas NIGHTWISH, tetapi menjadi bukti bahwa dirinya bukan sekadar penyanyi dengan suara besar. Ia juga mampu menjadi pusat kreatif sebuah proyek musik. Dua album yang dirilis pada 2010 dan 2013 memperlihatkan perkembangan musikal yang lebih agresif sekaligus lebih modern. ReVamp menjadi jembatan penting yang memperlihatkan bagaimana Floor berkembang dari seorang vokalis muda menjadi figur utama dalam dunia metal internasional.

Ketika NIGHTWISH Membutuhkan Penyelamat, Tanggal 1 Oktober 2012 menjadi salah satu momen paling menentukan dalam sejarah NIGHTWISH. Setelah kepergian mendadak vokalis saat itu, Floor Jansen tampil untuk pertama kalinya bersama NIGHTWISH di Seattle, Washington. Situasinya hampir mustahil. Masuk ke salah satu band metal terbesar di dunia, membawakan lagu-lagu yang identik dengan vokalis sebelumnya dan melakukannya di depan ribuan penggemar yang terkenal kritis namun yang terjadi justru sebaliknya, Floor tidak hanya berhasil, Ia mendominasi. Pada tahun 2013, NIGHTWISH secara resmi mengumumkan dirinya sebagai anggota tetap. Keputusan yang hari ini terlihat sangat logis, tetapi saat itu merupakan perjudian besar yang ternyata menghasilkan jackpot.

Era Baru NIGHTWISH, Album pertama NIGHTWISH bersama Floor, " Endless Forms Most Beautiful ", dirilis pada 2015 dan langsung menjadi kesuksesan global. Album tersebut membuktikan bahwa NIGHTWISH bukan hanya mampu bertahan setelah berbagai pergantian personel, tetapi juga berkembang. Kesuksesan itu berlanjut melalui " Human. :II: Nature ". pada 2020 yang kembali menempatkan band di jajaran elite symphonic metal dunia. Di atas panggung, Floor menjadi pusat gravitasi baru NIGHTWISH. Kombinasi teknik vokal klasik, karakter rock yang kuat, serta kemampuan berpindah dari nada lembut ke ledakan kekuatan operatik membuatnya menjadi salah satu vokalis paling lengkap yang pernah dimiliki genre ini. Ia juga tampil dalam berbagai rilisan live penting seperti " Showtime, Storytime ", " Vehicle of Spirit ", dan " Decades: Live in Buenos Aires ". Popularitas Floor tidak hanya hidup di dunia metal. Pada 2019, kemunculannya dalam acara televisi Belanda Beste Zangers mengejutkan banyak orang. Duetnya membawakan "Phantom of the Opera" bersama Henk Poort menjadi fenomena nasional. Untuk sesaat, jutaan orang yang sebelumnya tidak pernah menyentuh musik metal menyadari bahwa salah satu vokalis terbaik dunia ternyata berasal dari negara mereka sendiri. Tahun yang sama, Floor menerima Dutch Popprijs, penghargaan bergengsi yang diberikan kepada musisi dengan kontribusi signifikan terhadap musik Belanda. Tur solo pertamanya bahkan ludes terjual dalam waktu kurang dari 24 jam. Sebuah pencapaian yang membuat banyak artis pop arus utama pun harus mengakui daya tariknya.

Pada April 2023, NIGHTWISH membuat pengumuman yang mengguncang komunitas metal internasional. Band memutuskan untuk tidak melakukan tur dalam waktu yang belum ditentukan dan tidak mendukung album studio terbaru mereka melalui rangkaian konser tradisional. Keputusan tersebut menjadi semakin menarik ketika album " Yesterwynde " akhirnya dirilis pada September 2024. di industri musik yang sering memperlakukan tur sebagai kewajiban mutlak, keputusan ini terasa hampir seperti tindakan pemberontakan. Sebagian penggemar kecewa, sebagian lagi memahami namun satu hal tetap jelas: NIGHTWISH memilih menjaga keberlanjutan jangka panjang band dibanding mengejar ekspektasi industri dan di tengah semua dinamika itu, Floor tetap menjadi wajah paling menonjol dari era modern NIGHTWISH. Lebih Dari Sekadar Penyanyi Ada alasan mengapa nama Floor Jansen terus bertahan selama lebih dari dua dekade. Bukan karena keberuntungan, Bukan karena algoritma dan tentu bukan karena tren, Ia bertahan karena kualitas. dalam dunia musik yang sering terobsesi pada sensasi sesaat, Floor menjadi pengingat bahwa fondasi sejati seorang musisi adalah kemampuan, dedikasi, dan karakter.

Dari remaja berusia 16 tahun di After Forever, menjadi motor kreatif ReVamp, hingga menjelma menjadi salah satu vokalis paling dihormati dalam sejarah NIGHTWISH, perjalanan Floor Jansen adalah bukti bahwa talenta besar mungkin membuka pintu, tetapi hanya kerja keras yang membuat seseorang tetap berada di dalam ruangan dan hingga hari ini, suara Floor Jansen masih menjadi salah satu alasan mengapa dunia metal simfonik terus terdengar megah, relevan, dan hidup. 

Posting Komentar

0 Komentar