Searching...
9.05.2013
Disastrous Murmur - Rhapsodies In Red 1992

Disastrous Murmur - Rhapsodies In Red 1992






















Disastrous Murmur - Rhapsodies In Red
Osmose Productions 1992

01 Disgorged Bowelmovement  04:43    
02 Extra Uterine Pregnancy Part 2 02:22    
03 Dinner Is Served 03:00    
04 Trashchunk & Garbage 03:19      
05 Masked Killer 05:09      
06 Flesh... Is What I Need 02:21    
07 Satisfaction in the Morgue 02:34    
08 Into the Dungeon 03:37    
09 Desecrating the Grave 04:39    
10 Drowned in Blood 03:32


Manfred Perack - Drums
Harald Bezdek - Guitars, Vocals
Walter Schweiger - Bass    

ini dia awal mula pertama kali Gw mencicipi Death Metal sound distortif yang gw anggap sound Berisik pada mulanya hehehe, terlalu terkesima dengan artwork kover yang Gory banget karya seniman Ralph Manfreder pasti akan siap membius siapa saja yang menyukai artwork kover menyeramkan pada era tahun 90-an hehehe, karena posisi kaset tersegel tanpa mengenal dulu band ini langsung saja gw sabet kaset-nya masih hanya terpesona dengan Artwork kover saja hehehe, nah pertama kali bagi gw sangatlah aneh mendengarkan sounding Gitar yang begitu distortif walau sebelumnya sempat merasakan sendiri distorsi unik lewat " from Beyond " nya Massacre, telah menambah referensi Gw akan perkembangan genre Death Metal sound itu sendiri. Band yang terbentuk di Klagenfurt, Carinthia, Austria sejak 1988 oleh vokalis dan Gitaris Harald Bezdek mantan band sekampungnya Disharmonic Orchestra, bersama gitaris Manfred Fülöp, Bassis Walter Schweiger dan drummer Manfred Perack yang saat ini menjadi salah satu Member Orisinil Disastrous Murmur. sebelumnya merekam 2 demo dan 1 single telah mendapat Respon yang cukup bagus dengan konsep musiknya hingga menarik perhatian label asal perancis, Osmose Productions untuk kontrak full album pertama fantastis ini. a gem that seldom gets mentioned in most death metal circles. It’s a shame too, since Rhapsodies in Red is actually a very good record. It has all the qualities that make death metal so widely revered and admired. The disgustingly grimy production, proficient musicianship and nasty cover art makes this one a keeper for every true death metal fan. masih memainkan beberapa sentuhan karakter musik Disharmonic Orchestra, band ini coba memainkan konsep yang lebih Fresh lagi dan mulai meninggalkan kesan Old School-nya dengan permainan yang lebih enerjik lagi yang sangat langsung terasa pada track pertama " Disgorged Bowelmovement " memulai part-nya dengan sedikit Perkusi simple bersama solo Bass yang elemen distorsif sounding riff gitar memasuki selanjutnya, kesan Raw masih kita tangkap dialbum ini, namun sapa sangka sounding seperti ini adalah sesuatu yang baru gw jumpai pada Disastrous Murmur ini. There’s simply no shortage of quality riffs here. Stylistically, think of an impressive, nebulous blend of early Gorguts and Suffocation riffs. The only difference is, make it less hyperactive and add in much more Death metal vocals. beberapa karakter Austrian Band scene seperti Pungent Stench cukup terasa pada aransemen musik. Noisy Riffing yang sulit gw deteksi harmonisasinya memang menjadi elemen kuat karakter sounding seperti ini. permainan drummer Raw Powerfully drummer Manfred Perack lumayan memberi sentuhan enerjik. dan beberapa elemen Keyboard Atmosperic amat terasa menjadi sampling refrain track. the riffing is nothing short of enthralling, blending moshpit-friendly grooves, thrash and tremolo riffs into one dazzling, cohesive sound. Unlike most bands that take one riff and stretch it well beyond its limit, Disastrous Murmur actually knows when to spice things up a bit. The result is a structurally frenetic album with enough twists and turns to satisfy the pickiest of death metal fans. " Extra Uterine Pregnancy Part 2 " sentuhan typical Goregrind drumming menerjang pada awal part, karakter vokalis dan gitaris Harald Bezdek semakin mengingatkan dengan gayanya Pungent Stench banget, Dazzling Pummeling Raw Noise Riffing masih yang membuat Ruang Musik Lagu band ini terasa sesak. lirik2 Gore, penyakit, siksaan dan kematian adalah Ritual mantap band ini tampil lebih semakin mengerikan lagi setelah dipopulerkan oleh pendahulunya, Carcass !, kemudian " Dinner Is Served " Harald Bezdek melepas Solo Gitar diawal part dengan sayatan tanpa notasi membuka Kekejaman Track berikutnya yang semakin terdengar " keras " beatnya. " Trashchunk & Garbage " Riffing awalnya sedikit Familiar dengan Hardcore Type dan kemudian Serangan membabi buta death metal kembali menyiksa lagi. masih mengulang Konsep Part awal sebelumnya, ditrack " Masked Killer " kembali terjadi lagi. well sentuhan gaya Riffing Hardcore dengan old school death metal sangat terasa kuat disini. dan Track paling Memorable dan faforite dialbum ini bagi gw adalah " Into the Dungeon " yang dimulai dengan sebuah Permainan Keyboard Horror dari Oliver Welter cukup membuat suasana terasa mencekam ! dan kemudian hentakan gaya harmonisasi Riffing berikutnya yang dipertebal dengan elemen Keyboard membuat track ini terasa Gelap dan Hitam nuansanya, dan Harmonisasi-nya itu loh yang sampe sekarang masih hafal gw ingat hehehehehe, nice fucking Track here ! Then again, disgusting, brutally honest death metal isn’t something you should consider passing up either. Face it people, the scene back then was simply fraught with uninspired crap. These guys are an exception. total 10 lagu Death Metal dengan Distortif sounding dan Harmonisasi hitam terasa sekali dalam total durasi 35:16. Trio Death Metal ini memang telah menciptakan sentuhan sounding baru yang unik awalnya, yeahhh Simply put, Rhapsodies in Red is an overlooked relic that doesn’t deserve to be forgotten. It pretty much has everything a death metal fan would want in an album. If you’re tired of today’s safe and clinical take on death metal then you owe it to yourself to track down this rotten masterpiece. In short, it’s a very fun, devilishly nasty ride. Go get it.

0 komentar: