Searching...
9.05.2013

Monstrosity - Millennium 1996






















Monstrosity - Millennium
Conquest Music 1996

George "Corpsegrinder" Fisher - Vocals
Jason "Tux" Morgan - Guitars
Kelly Conlon - Bass
Lee Harrison - Drums


01 Fatal Millennium 04:35    
02 Devious Instinct 04:02      
03 Manic 03:30      
04. Dream Messiah 04:25    
05 Fragments of Resolution 05:08      
06 Manipulation Strain 04:02      
07 Slaves and Masters 03:13      
08 Mirrors of Reason 03:34    
09 Stormwinds 04:59      
10 Seize of Change 02:46


Full Album Ke-2 milik Jagoan Teknikal Death Metal Veteran terbaik Florida ini menjadi " Sesuatu " yang terbaik untuk kita nikmati  ! Perpaduan dasyat sebenarnya elemen Teknikal dengan Gaya Progresive memang sangat kita rasakan dalam album ini jika kita " jauh " membandingkannya dengan Rilisan debut pertama mereka " Imperial Doom ", kenapa ? memang di album " Millenium " ini Monstrosity jelas mengalami kemajuan dan Kematangan yang begitu pesat sekali dan akan sangat " Berbeda " dengan album2 Monstrosity Berikutnya. Sangat Menguras enerji dan Talenta komposisi Mengerikan dalam materi album " Millenium ", sangat menonjolkan skill antara Member-nya, dan elo bisa liat lick2 mengerikan dari sang Maestro Gitaris berbakat seperti Jason "Tux" Morgan, yang pernah kita kenal sebagai mantan rekan bersama Eric Rutan di Band Operatic Progressive Metal, ALAS ! dan kini lebih bersemayam dalam band Death metal Florida, Wynjara dan Burner. kehadirannya memang memiliki Momen yang tepat disaat Monstrosity harus kehilangan 2 Gitarisnya Jon Rubin dan Jason Gobel pasca album " Imperial Doom ", yang disusul kemudian oleh bassis Mark van Erp yang cuman sempat dan terakhir dalam Formasi band ini ketika merilis " Slaves and Masters " tahun 1994 secara Independen pasca Monstrosity Memutuskan Kontrak dengan pihak Nuclear Blast Records, kehadiran Jason Morgan untuk pertama kalinya ya di Demo tersebut yang menjadi cikal bakal Album Ke-2 " Millenium " ini. demo tersebut cuman dirilis dalam format kaset yang dimaksud untuk mencari label untuk materi album ke-2, karena tidak menemukan sebuah kerjasama yang bagus, akhirnya diputuskan untuk membuat Label sendiri dengan nama Conquest Music, Monstrosity bisa lebih mengontrol keinginan mereka yang selama ini kurang terjalin pada Nuclear Blast Records, namun walau begitu Conquest Music Memberikan Lisensi Penjualan CD ini untuk Pasaran Eropa kepada Nuclear Blast Records. masih ingin menjadikan sebuah masterpiece hebat, Monstrosity merogoh Kocek besar untuk menggandeng Produser dan Enjiner Handal Scott Burns dan mengerjakan materi ini di Morrisound Studio yang saat itu mulai memasang Tarif yang tinggi. namun Fantastis memang jika Hasil produksi album ke-2 ini memang jauh menjadi lebih baik sesuai dengan keinginan Monstrosity. banyak kalangan menyebutkan kita materi album ini jauh lebih Dasyat dan Teknikal dibanding musikalitas band ini sebelumnya. dimulai langsung oleh " Fatal Millenium ", Telinga Gw sudah di suguhi oleh permainan Riffing dan Drumming Teknikal Killer !! its mind-bending technicality - an element that's since gone missing from the band's repertoire. permainan Drummer Lee Harrison yang berkembang begitu pesat menciptakan beberapa Lick Drum yang gila-gilaan sangat memukau Indera Dengar Gw, dilawan dengan Teknikal Riffing Gitaris Jason Morgan semakin menambah Sinting Kolaborasi dasyat yang serba mengagumkan untuk pecinta Musik Death Metal Dinamis ! The songwriting tandem of drummer Lee Harrison and guitarist Jason Morgan put together ten songs full of the kind of arcane rhythm structuring and acrobatic fretwork !! Struktur dan aransemen Musik yang rumit memang terkadang sulit ditebak arah Progresi-nya, sehingga memang menciptakan Komposisi musik yang luar Biasa ! Raungan Growling George "Corpsegrinder" Fisher semakin lebih Powerfully lagi kala memuntahkan Lirik2 Kematian, kekejaman dan Kebencian mereka. " Devious Instinct " semakin menunjukkan bagaimana Jason Morgan menciptakan Teknikal Riffing yang semakin mengerikan diimbangi dengan Permainan drummer lee Harrison yang kian mantap aja !, gaya Sounding Modern yang Ciamik menjadi sebuah Inovasi Perubahan Karakter seorang Scott Burn yang disinipun coba menunjukkan kematangannya dibantu oleh 2 Enjiner Mixing Keith Rose yang pernah menggarap materi albumnya Yngwie J. Malmsteen " Unleash the Fury " dan Scott Kieklak telah membantu memberi sentuhan " Modern " soundnya. This adventurousness becomes evident within the Second few, which throws the listener for a pretzel loop over the first handful of bars, shifting effortlessly from a classic thrash riff to a flurry of blasting mayhem, then a nasty fill, before settling into one of the more memorable grooves in all of death metal history. jelas ini bukan sebuah Komponen musik yang asal2 an, memasuki Track " manic ", Monstrosity semakin lebih terdengar tampil ganas dan Brutal ! Gaya Drummer Kidal, Lee Harrison tetap enerjik memainkan Hyperblasting-nya lengkap dengan kejutan Roffle Skill edan-nya. " Dream Messiah " adalah sebuah Track yang banyak mendapat Pujian oleh beberapa media, karena memang memainkan Komposisi yang serba dasyat, which features one of the catchiest intro riffs ever - a barrage of staccato alternate picking that also resurfaces after the chorus and at the end of the song. tarian lincah jari jemari Jason Morgan lagi2 telah menciptakan struktur musik dinamis yang mungkin menjadi perkembangan dan perpaduan antara gaya bermain sebelumnya dari Suffocation, Atheist hingga Cynic dan Monstrosity hadirkan kembali dalam Enerji yang lebih liar lagi ! jelas ini memang pantas menjadi album Barometer penting semakin berkembangnya Teknikal Death metal Musik yang sebenarnya oleh generasi penerusnya ! agak sedikit mengendorkan tempo bermainnya manakala memasuki Track " Fragments of Resolution ", dipart awal beberapa medio sludging beat dihadirkan selama 5:07, mungkin track ini dimaksudkan sebagai fase Pendinginan dari 4 Track sebelumnya yang terdengar meledak-ledak ! sempet merasa Boring sih Gw, namun juga sedikit terhibur dengan solo2 Melankolis Jason Morgan hehehehe .... lanjut ! " Manipulation Strain " Monstrosity kembali Menggelegar lagi, dengan Headbang dipart awal, Band ini memainkan komposisi yang Catchy namun cukup matematika aransemen selanjutnya ! dan mengerikan kembali saat memasuki Track " Slaves and Masters ", yang memang disempurnakan lagi dari materi Demo Tahun 1994 menjadi sebuah Komposisi yang paling terdengar matang dengan segala Skill gila2an ! these musicians are trying to test their artistic creativeness by incorporating a lot of different techniques. The riffs are layered out progressively, although at times usually never reach a climax, preferring to staying at an intense comfort zone helped by the incredibly powerful singing of the now sellout George Fisher !! ga heran jika Boss Nuclear Blast Records masih sangat memuji kedasyatan Monstrosity di album ini dan memasukkan track ini dalam beberapa Proyek Kompilasi-nya, denger sendiri bagaimana Drummer Lee dan Jason Morgan semakin bereksperimen dengan teknik2 yang terdengar unik di era-nya, Crunchy dan Intense Skill Awesome ! displays a stunning level of versatility, often missing from technical death metal, offering up riff after meaty riff in a wide variety of picking patterns, often with wild, asymmetrical rhythms. But what's most impressive might be the hookiness. Lee coba sedikit melakukan Drum Solo di Part awal pada Track " Mirrors of Reason " dengan gaya bermain yang sedikit Nge-Jazzy abis karakternya, sebuah track yang kembali sedikit memberi nuansa Cooling Down Suasana dengan Headbang Part ! begitu juga dengan 2 Track selanjutnya " Stormwinds dan Seize Of Change ", Intensitas gaya Old School Death metal lama Monstrosity era " Imperial Doom " kembali dihadirkan lagi melalui Enerji Fresh mereka memasuki Tahun 1995 dengan segala permainan yang Prima ! Akhir kata, tidak ada Kesan Kurang dialbum ini selain Penampilan dasyat mematikan  dari Jawara Teknikal Death Metal terbaik Florida ini. didukung dengan Hasil Kualitas Rekaman yang Sempurna, pantaslah memang album Ke-2 Monstrosity ini menjadi salah satu album Penting dan Inspiratif bagi perkembangan Genre Technical Death Metal, dan menjadi catatan penting jika album ini menjadi Akhir kebersamaan seorang Vokalis Sadis George "Corpsegrinder" Fisher untuk bersama Monstrosity dan memulai Karir barunya bersama Cannibal Corpse setelah dirinya ditunjuk sebagai Kandidat Kuat Pengganti Vokalis Karismatik Chris Barnes yang memberi Figur penting bagi perkembangan Death Metal awal. Tahun 1995 menjadi awal yang sulit bagi Monstrosity harus kehilangan Vokalisnya ini, George "Corpsegrinder" Fisher sendiri langsung ditempa oleh Cannibal Corpse lewat single " Devoured by Vermin " tahun 1996 yang menjadi materi " Foreplay "nya menjelang album pertamanya bersama Cannibal Corpse " Vile " tahun 1996, yang kehadirannya sangat diterima oleh Para Fans Fanatik dan menjadi Pilihan yang tepat memasukkan George dalam Formasi Cannibal Corpse. sebagai pengganti sosok george di Monstrosity, akhirnya pilihan tertuju pada Vokalis band Eulogy, Jason Avery untuk mengisi tempat Kosong Monstrosity memasuki album ke-3 " In Dark Purity " tahun 1999, dan dalam perkembangan selanjutnya, band bentukan Lee Harrison bersama Vokalis George tahun 1990 ini memang banyak mengalami Bongkar pasang formasi sehingga otomatis juga banyak membawa perubahan pada Konsep Musik Monstrosity yang signifikan dari materi2 sebelumnya. dan tetaplah Pantas band ini dianggap sebagai salah satu Pelopor perkembangan teknikal death Metal terbaik Florida scene. sebuah album WAJIB untuk Fans Teknikal death Metal yang ingin mengenal Teknik2 bermain mengagumkan untuk keindahan Genre Death Metal yang enerjik !!! As brutal and punchy as any album released at the time, Millennium also stands head and shoulders above the rest of Monstrosity's discography for its mind-bending technicality Whether it was the fact that they've never been able to hold together a consistent lineup, or their decision to release their albums domestically !!! BUY OR DIE !!!

0 komentar: