Searching...
7.08.2014
Ex Inferis - Angra Mainyu EP 2014

Ex Inferis - Angra Mainyu EP 2014


























Ex Inferis - Angra Mainyu
Persetan Records EP 2014

01 Kekal Dalam Gelap 04:22    
02 Darah Pembalasan 04:08    
03 Angra Mainyu 06:12


BattleAxe - Bass
Centaur - Drums
Azrael - Guitars, Vocals


Tidak Banyak Memang Konsep Melodic Black/Death Metal dimainkan Oleh Musisi Tanah Air, dari Tingkat Skill dan elektabilitas Merangkai Harmonisasi Nada terkadang menjadi Kendala yang Lumayan Berarti untuk Menghadang, Beruntung banget Gw dikenalin Oleh Boss-nya Persetan Records untuk mendengarkan sendiri Karya yang membuat gw terkagum dengan Komposisi Keren yang dihidangkan cukup 3 lagu keren dalam EP ini, EX INFERIS mengingatkan sekali akan Beberapa Band Melodic Black /Death Metal Faforite Gw seperti Dissection, Naglfar, Lord Belial, Centinex Hingga gaya Lawas-nya In Flames. They really added to the darkness of the release. Raw, decrepit and well played out album that was during a time where melodic stuff in the vein of black and melodic death were just emerging, Band keep concocted many great melodies on this Track. dan tidak banyak Informasi tentang band ini yang Gw Dapat, Selain Band Proyek dari Sonya Haze (Gitaris Bandung Black Metal, Haze) yang asli memang Teracuni Komplikasi Hitam Swedish Sound Style yang begitu kental saat dirinya Menulis dan Membentuk Ex Inferis ini. Simak langsung Track pertama " Kekal Dalam Gelap " yang sudah menawarkan Atmosfir Kelam dalam Balutan Melodic dan Harmonic Riffing mencekam terbaca sekali pada Lick Bar Instrumen dawai-nya. the music features melodic guitar with riffs that are fast picked and melodies with the main distorted guitar also showing up was some acoustic guitar pieces On Beginning. But only short bits of those, this whole release mainly consists of a lot of use of standard tuning (what it sounds like at least) guitar with a lot of distortion for looking to hear some dark, depressing, melodic and overall original metal ! Gw seperti mendengarkan Kembali beberapa Rangkaian Megah " Storm of the Light's Bane " & " The Somberlain " -nya Dissection menjadi Konsep kental-nya Ex Inferis yang lalu Coba dipadukan dengan Gaya Melodius-nya " Vittra " nya Naglfar lumayan Mengena ! are your typical black metal tremolo patterns and the occasional thrashy riff, but for the most part the bulk of this record centers around the melodies that are so perfectly intertwined with the frenzied drumming ! apalagi Begitu mendengar Harmonisasi Tremolo Riffing pada Track berikutnya " Darah Pembalasan ", Gw seperti mendengarkan lagi " Night's Blood " nya Dissection ! yang juga banyak mendapat sentuhan Kuat Riffi Thrash dan Modern " Core " Style kian menambah Kompleks serta Dinamis Gaya yang mereka usung ini, Cool ! dan Menjadi Memorable adalah Sayatan Melodic Rythym menjadi Pattern Wajib bagi Ex. Inferis Merangkai Harmonisasi Maut-nya. disudahi dengan " Angra Mainyu " sebagai Most Track dalam EP yang sudah lama " Terkubur " untuk Bangkit menggema Kembali dalam Kegelapannya. Secara keseluruhan, Gw masih Kurang Begitu menikmati Sajian yang Cuman membutuhkan waktu 15 Menit ini, padahal Gw Demen banget dengan Komposisi yang mereka tawarkan ini asli begitu Menghipnotis alam Bawah sadar Gw dan ga kebayang jika Rilisan ini dapat mencapai durasi yang lebih lama lagi. are the center of focus to create this album with their Fast beat, but also melodic riffs and Harmonize. There is a fair amount of riff harmonization, which, unlike a lot of Gothenburg melodic death metal bands, doesn’t sound as cheesy, but rather more harsh-sounding and, sometimes, very abrasive. There are quite a few outside elements; there are multiple cases of classical influences, thrash metal-esque riffs seen ! meskipun 3 saja, EP ini Sangat Sangat Gw Rekomendasikan untuk kalian Mencoba sendiri kedasyatan tak terduga-nya dan segera Dapatkan EP keren ini yang dirilis terbatas 100 Kopi dalam Kemasan Digipack Flip simple namun cukup Menggambarkan Fantasi akan Gelap pekat-nya Atmosfir yang Ex. Inferis Ciptakan. Strong and thoughtful songwriting with a very bleak atmosphere as the icing on the cake multiply their riffpower and build grand narratives. Everything is going somewhere, and it's always exciting to hear what comes next.


  

0 komentar: